Bangkok – Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejajiva diultimatum untuk segera mundur dalam 1X24 jam. Jika tidak, massa pro mantan PM Thaksin Shinawatra akan terus mengepung Bangkok.

“Kami minta pemerintah mengembalikan kekuasaannya dan segera diselenggarakan pemilu ulang. Kita tunggu jawabannya hingga 24 jam,” kata salah seorang pemimpin oposisi, Veera Musikapong, dalam orasinya seperti dirilis bbc.comn, Minggu (14/3/2010).

Sekitar seratus ribu demostran terus bergerak memadati kota Bangkok. Mereka terus meneriakkan yel-yel agar Abhisit mundur dari jabatannya sebagai Perdana Menteri Thailand.

Mereka memberi ultimatum Abhisit hingga Senin (15/3/2010) besok untuk secera menggelar pemilu ulang. Jika tidak dikabulkan, mereka mengancam tidak akan hengkang dari Bangkok.

Pemerintah Thailand tetap bersikukuh tidak akan mundur dan berjanji akan makin meningkatkan keamanan.

Para demonstran yang menggunakan kemeja serta kaos warna merah mayoritas adalah pendukung Thaksin Shinawatra, yang dikudeta oleh militer pada 2006 silam. Sejak saat itulah, situasi politik di negeri Gajah Putih tersebut kian memanas.

Sumber: detiknews.com



Jember – Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin tidak mau menjawab polemik seputar fatwa haram rokok yang dikeluarkan oleh organisasi yang dia pimpin. Padahal di internal Muhammadiyah sendiri ada pro dan kotra atas fatwa tersebut.

“Saya tidak mau berkomentar soal itu dulu, karena nanti akan dijelaskan oleh Ketua Bidang Tarjih, Pak Yunahar Ilyas. Biar tidak overlapping,” kata Din saat berada di Jember, Minggu (14/3/2010).

Bidang itulah juga yang akan menjelaskan soal kucuran dana sebesar Rp 3,6 miliar dari Bloomberg Initiative untuk mendukung gerakan antirokok di Indonesia.

“Semoga hari ini sudah ada penjelasan soal itu, jadi biar tidak pro dan kontra lagi. Alasan kenapa fatwa itu,” katanya.

Sebelumnya Bidang Tarjih PP Muhammdiyah membuat fatwa haram terhadap rokok. Sebelumnya rokok hukumnya hanya mubah di organisasi yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan ini.

Sumber: detiknews.com



Mumbai – Polisi India menangkap dua pria yang diduga akan mengebom pangkalan minyak dan sebuah pertokoan di Mumbai, India. Kasus ini mengingatkan kita pada pengeboman oleh pria asal Pakistan di Mumbai yang menewaskan 166 orang 15 bulan lalu.

Kepala Densus Antiteror India, KP Raghuvansh mengatakan, dua pria tersebut adalah warga India, namun berencana melakukan aksi terorisme atas pesanan Pakistan.

“Mereka menargetkan akan meledakkan pangkalan minyak milik pemerintah, serta sebuah pusat perbelanjaan terkenal, Arcade,” kata Raghuvansh seperti dilansir AFP, Senin (15/3/2010).

“Saat mereka akan melancarkan aksinya, kita terlebih dahulu berhasil menangkapnya,” imbuhnya.

Pada November 2008 lalu, sebuah hotel mewah di Mumbai, India diledakkan oleh teroris asal Pakistan. Diduga pelakunya adalah Laskar Taiba, organisasi Islam garis keras di Pakistan.

Sumber: detiknews.com



Jakarta – Sebuah truk gandeng menabrak pohon di Jl Puri Kembangan arah Karang Tengah, Jakarta Barat. Akibatnya, arus lalu lintas sempat tersendat.

Informasi yang dihimpun detikcom dari situs TMC Polda Metro Jaya, Minggu (14/3/2010), peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Diduga sopir mengantuk sehingga menabrak pohon.

Saat ini, petugas sudah berhasil mengevakuasi truk yang naas tersebut.

Sumber: detiknews.com